Rabu, 07 Januari 2015

Persib Tantang Persiba di Final Piala Walikota Padang

Persib Bandung memastikan diri lolos ke partai puncak Piala Wali Kota Padang 2015, setelah menggebuk Pusamania Borneo FC (PBFC) dengan skor meyakinkan 3-0 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Selasa 6 Januari 2015.

Kemenangan tersebut, kian mengukuhkan posisi Maung Bandung di puncak klasemen Grup A dengan raihan enam poin, setelah di laga perdana juga sukses meraih hasil optimal dengan skor yang sama ketika menghadapi PSP Padang, Minggu 4 Januari 2015. Di final, Persib akan menantang juara Grup B, Persiba Balikpapan, Kamis 8 Januari 2015.

Tiga gol kemenangan Maung Bandung masing-masing dilesakan Atep pada menit 39, serta Tantan yang memborong dua gol, menit 53 dan 88. Pada laga ini, PBFC harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 30 setelah Victor Pae diusir wasit.

Pelatih Djadjang Nurdjaman mengaku cukup puas dengan hasil yang diraih anak asuhnya di turnamen pra-musim ini. "Bukan semata-mata, karena kami menang dan bisa melaju ke final. Tetapi, anak-anak walaupun kondisinya belum 100 persen bisa menunjukan penampilan yang memuaskan," tutur Djanur usai pertandingan.

Pelatih 56 tahun itu tidak menampik kemenangan telak atas tim promosi ISL 2015 itu, tak lepas dari situasi lawan yang harus bermain dengan 10 pemain. "Ritme permainan sebenarnya tergolong biasa. Meski tadi lawan harus bermain dengan 10 orang. Ini juga dimungkinkan, karena kondisi fisik pemain yang belum 100 persen," ujarnya.

Di final nanti melawan Persiba, Djanur mengungkapkan tantangannya akan lebih berat. "Ada waktu untuk recovery meski tidak lama. Persiba akan jadi lawan yang tangguh, apalagi mereka memiliki waktu istirahat lebih panjang," ungkapnya. (VIVAbola)

Pendidikan Untuk Individu Yang Beradab

Islam sangat mementingkan pendidikan. Dengan pendidikan yang benar dan berkualitas, individu-individu yang beradab akan terbentuk yang akhirnya memunculkan kehidupan sosial yang bermoral.Sayangnya, sekalipun institusi-institusi pendidikan saat ini memiliki kualitas dan fasilitas, namun institusi-institusi tersebut masih belum  memproduksi individu-individu yang beradab. Sebabnya, visi dan misi pendidikan yang mengarah kepada terbentuknya manusia yang beradab, terabaikan dalam tujuan institusi pendidikan. Penekanan kepada pentingnya anak didik supaya hidup dengan nilai-nilai kebaikan, spiritual dan moralitas seperti terabaikan.Bahkan kondisi sebaliknya yang terjadi.

Sukabumi Kampung Halaman


Sukabumi indah dengan areal daerah pegunungan dan terhamparnya persawahan. Dengan luas wilayah 4.128 km², Kabupaten Sukabumi merupakan Kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa setelah Kabupaten Banyuwangi. Batas wilayah Kabupaten Sukabumi 40 % berbatasan dengan lautan dan 60% merupakan daratan. Wilayah Kabupaten Sukabumi memiliki areal yang relatif luas yaitu ± 419.970 ha. Pada Tahun 1993 Tata Guna Tanah di wilayah ini, adalah sebagai berikut : Pekarangan/perkampungan 18.814 Ha (4,48 %), sawah 62.083 Ha (14,78 %), Tegalan 103.443 Ha (24,63 %), perkebunan 95.378 Ha (22, 71%) , Danau/Kolam 1. 486 Ha (0, 35 %) , Hutan 135. 004 Ha (32,15 %), dan penggunaan lainnya 3.762 Ha (0,90 %). Beberapa puncak gunung terdapat di bagian utara, diantaranya: Gunung Halimun (1.929 m dpl), Gunung Salak (2.211 m dpl), dan yang tertinggi adalah Gunung Gede (2.958 m dpl). Di antara sungai yang mengalir adalah Sungai Cimandiri dan Sungai Cikaso, yang bermuara di Samudra Hindia.
Adapun Daftar Wilayah dan Kecamatan di Kabupaten Sukabumi adalah:
  1. Wilayah Utara:
    1. Kecamatan Cicurug
    2. Kecamatan Cibadak
    3. Kecamatan Kalapanunggal
    4. Kecamatan Parungkuda
    5. Kecamatan Nagrak
    6. Kecamatan Ciambar
    7. Kecamatan Caringin
    8. Kecamatan Cisaat
    9. Kecamatan Cidahu
    10. Kecamatan Kabandungan
    11. Kecamatan Bojonggenteng
  2. Wilayah Tengah:
    1. Kecamatan Jampang Tengah
    2. Kecamatan Surade
    3. Kecamatan Jampang Kulon
    4. Kecamatan Cibitung
    5. Kecamatan Waluran
    6. Dan lain-lain
  3. Wilayah Selatan:
    1. Kecamatan Cisolok
    2. Kecamatan Ujung Genteng
    3. Kecamatan Palabuhanratu
    4. Dan lain-lain